YESUS MEMANGGIL MATIUS: “IKUTLAH AKU”
Tafsir dan Refleksi Teologis Matius 9:9-13
DOI:
https://doi.org/10.69678/aggiornamento7111-28Keywords:
Panggilan Yesus, Matius, Belas kasih, Transformasi, Misi GerejaAbstract
Penelitian ini berfokus pada naratif konsep Yesus bergaul dengan orang-orang berdosa dalam Injil Matius 9:9-13 dan implikasinya bagi pelaksanaan misi Gereja. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis naratif untuk menggali makna mendalam dari perikop tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana panggilan Yesus kepada Matius mencerminkan prinsip inklusivitas dan belas kasih Allah, serta untuk mengeksplorasi dampaknya terhadap pemahaman misi Gereja dalam konteks sosial saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panggilan Yesus kepada Matius bukan hanya sekadar undangan untuk mengikuti-Nya, tetapi juga sebagai tindakan transformatif yang memberikan contoh nyata tentang bagaimana umat Kristen harus bersikap terhadap orang-orang yang terpinggirkan. Matius menunjukkan respons pertobatan yang mengubah hidupnya, menandakan pentingnya perubahan dalam mengikuti Yesus. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar Gereja mengadopsi pendekatan yang lebih inklusif dalam misi pelayanannya, dengan membuka diri terhadap mereka yang terpinggirkan, serta menerapkan prinsip-prinsip belas kasih dan pengertian dalam interaksi dengan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat membawa lebih banyak orang kepada kasih Allah dan memperkuat peran Gereja sebagai agen perubahan dalam komunitas.














